Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 18 Oktober 2012
Sinopsis Novel : Lovi’n My Heart
Di
sebuah SMK Tunas Bangsa, tiba-tiba datang seorang cewek pindahan dari
kampung. Udik alias kampungan, tapi wajahnya Dian Sastro banget. Pramuka
yang sering disebut sebagai markas playboy kontan heboh.
Sayangnya
target kali ini tidak mudah. Si Dian Sastro super-duper dingin. Ketus,
semua jurus Reddy mentah. Mulai dari Serat Jiwa Brahma Kumbara, jurus
Dewa Mabuk Fong Sayuk, jurus kedipan mata Piere Roland di sinetron
gerhana, Ajian Waringin Sungsang dari perguruan Gunung Saba, sampai dia
yang rela nyungsang sana nyungsang sini.
Ia
pun kehabisan waktu untuk mendekatinya, lantaran Persami akan selesai.
Tiba-tiba ia ingat bahwa Rohis juga mengadakan acara Isra Miraj dan
lokasinya bersebelahan dengan Pramuka. Ia berfikir bagaimana kalau
Persami ini diperpanjang dengan memperingati Isra Miraj? Tak disangka
alasan itu dapat diterima oleh forum Pramuka. Ia pun segera menjalin
kerjasama dengan Rohis walaupun hubungan antara Rohis dan Pramuka saat
ini tidak begitu baik.
Semua ini dilakukan hanya untuk mendekati Widi. Acara diselenggarakan pada malam hari. Namun
masalah baru terjadi. Pembicara dalam acara tersebut yang tidak lain
adalah bapak Adon (teman reddy) tidak kunjung hadir, para undangan dari
kampung tersebut sudah menunggu mulainya acara. Reddy spontan
kebingungan. Akhirnya ia nekat untuk memulainya. Keringat dingin memenuhi
dahinya. Mulutnya bagai terkunci mati. Ia hendak menyebut satu ayat,
tetapi yang melintasnya dalam ingatannya adalah mars pramuka. Jelas ia
seperti itu, karena sholatnya pun jarang-jarang. Kembali ia mencoba
untuk membuka acara. Akhirnya Pak Lurah dengan sukarela memberikan
ulasan singkat dan melengkapi apa yang disampailkan Reddy. Di sisi lain
ternyata bapak Adon mengalami kecelakaan dan dirawat di rumah sakit.
Beliaupun memerlukan bantuan donor darah O. Saat Reddy mengetahuinya, ia
pun mengabarkan berita itu kepada para undangan. Akhirnya banyak orang
yang membantu.
Lagi-lagi
ia tidak mendapat kesempatan untuk mendekati Widi. Ia pun diejek Riki
atas kegagalannya dalam mendekati Widi. Ini diperparah dengan
terancamnya gelar sang penakhluk kelas wahid yang disandangnya.
Reddy
pun panas saat mengetahui Dhimas (anak SMK Pembangunan) mendekati Widi.
Ia bertambah marah saat temannya dipukuli oleh anak SMK Pembangunan. Ia
segera membuat perhitungan dengan mereka. Saat ia melihat Dhimas
berjalan bersama Widi, Reddy segera mendekati dan memukulnya. Namun saat
itu tidak terjadi perkelahian besar karena ditengahi oleh Widi. Masalah
kembali timbul saat Riki diteror oleh Dhimas. Lebih parahnya lagi saat
Riki disandera oleh Dhimas dan kawan-kawannya.
Ditempat lain Reddy ikut dalam qiyamul
lail di Masjid Agung. Walau mulanya ia sempat menolak ajakan Rohis
untuk datang karena ia telah diminta kakaknya untuk mengantarkan
seseorang, tetapi tidak disangka orang yang diantarnya itu adalah
pembicara dalam acara qiyamul lail di Masjid Agung. Malam itu Reddy tenggelam dalam alunan tilawah rekan-rekan Rohis. Benarkah itu saat yang tepat untuk berubah?
Di
tempat lain, Roni (kakak Reddy) ditipu oleh Dhino (kakak Riki) dan ia
disandera untuk menggantikan Riki. Reddy segera diberitahu mengenaik
keadaan kakaknya dan ia pun segera datang. Saat mengetahui bahwa kakanya
telah disandera ia pun segera menyelamatkannya. Perkelahian tidak
terhindarkan. Reddy mengalami tusukan. Bersamaan dengan itu Widi sedang
lari pagi dan begitu terkejut saat Reddy ditusuk oleh Dhimas. Widi pun menangis. Orang-orang rohis datang tepat waktu dan menolong Reddy.
Ternyata
ini semua adalah ulah Dino (kakak Riki) dan ia juga menyukai Widi. Ia
memperalat Dhimas untuk mendekati Widi, agar terjadi perselisihan antara
Dhimas dan Reddy. Ia berfikir bersaing dengan Dhimas lebih simpel
daripada bersaing dengan Reddy. Pertimbangan matematisnya mengatakan
kalau Widi jatuh ke tangan Reddy , maka ia akan sulit untuk merebutnya.
Tapi apabila jatuh ke tangan Dhimas, ia lebih punya nyali untuk
bersaing.
Polisi
segera mengejar Dhimas dan kawan-kawan. Sedangkan Reddy berbaring di
rumah sakit. Widi tidak henti-hentinya menangis. Saat di
rumah sakit Reddy berfikir banyak tentang Islam. Kini ia telah sadar
banyak hal yang telah ia abaikan. Hari itu Reddy dan Widi banyak
bercerita. Widi pun menyadari bahwa sang penakhluk itu telah benar-benar
jatuh cinta kepadanya dan bahwa ia benar-benar ditakhlukkannya.
Judul : Lovi’n My Heart
Penulis : Sakti Wibowo
Penerbit : Zikrul Hakim, Jakarta
Cetakan : I, Februari 2005
Teba : 176 halaman
Nomor Produk | : 3636 |
Harga |
Rp. 16.650,00 |
Tanggal Publish | :08 Sep 2008 |
Langganan:
Postingan (Atom)